Pusat Soal CPNS #1 Di Indonesia :)

Minggu, 27 November 2011

MEMAHAMI SURAH QURAISY DAN AL-INSYIRAH TENTANG KETENTUAN REZEKI

MEMAHAMI SURAH QURAISY DAN AL-INSYIRAH
TENTANG KETENTUAN REZEKI

A.Memahami Isi Kandungan Surah Quraisy
1.Surah Quraisy
لِإِيلفِ قُرَيْشٍ (1) إِيلافِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاءِ وَالصَّيْفِ (2) فَلْيَعْبُدُوا رَبَّ هَذَا الْبَيْتِ (3)
الَّذِي أَطْعَمَهُمْ مِنْ جُوعٍ وَآمَنَهُمْ مِنْ خَوْفٍ (4)
Artinya:”Karena kebiasaan orang-orang Quraisy, (yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas. Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (Kakbah). Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan.


2.Penjelasan Surah Quraisy.
Ayat 1: pada ayat ini menjelaskan kebiasaan orang quraisy yang menjalnkan perekonomian dengan berdagang karena letak kota Mekah diantara 2 negara yang menjadi pusat perdagangan yaitu Negara Syam (disebelah utara) dan Negara Yaman (disebelah selatan).
Ayat 2: pada ayat ini menceritakn perjalanan orang quraisy dalam berdagang. Pada musim dingin mereka berdagang ke negara Yaman dengan jalur selatan yaitu, Mekah, Thaif, Asir, San’a (Yaman) dan pada musim panas mereka berdagang ke Negara Syam (Suriah) dengan jalur utara, Mekah, Madinah, Damaskus, Hunain, Badar, Ma’an (Syirqil Urdun). Hal ini disebabkan karena tanah arab yang tandus sehingga mereka dalam mencari rezeki dari Allah melalui jalur perdagangan.
Ayat 3: Allah mengingatkan orang Quraisy supaya bersyukur dengan rezeki yang diberikan dengan cara memanfaatkan sesuai dengan yang diperintahkan Allah.
Ayat 4: dalam ayat ini Allah memberi alas an mengapa manusia diperintahkan untuk taat kepada Allah diantaranya;
a.Allah telah memberi rezeki kepada semua makhluk.
b.Allah menjaga keamanan kota Mekah dari gangguan luar.

B.Memahami Isi Kandungan Surah Al-Insyirah
1.Surah Al-Insyirah
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ (1) وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ (2) الَّذِي أَنْقَضَ ظَهْرَكَ (3) وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ (4) فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِيُسْراً (5) إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْراً (6) فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ (7) وَإِلَى رَبِّكَ فَارْغَبْ (8)
Artinya: “Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu? Dan Kami telah menghilangkan dari padamu bebanmu, yang memberatkan punggungmu? Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu. Maka sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

2.Penjelasan Surah Al-Insyirah
Ayat 1: pada ayat ini Allah menghibur kepada Nabi Muhammad dalam memperjuangkan agama Islam dengan segala cobaan yang diterima karena sebagai manusia beliau juga mengalami kesedihan dan kepedihan, seperti yang dialami para pengikutnya Yasir dan istrinya meninggal karena dibakar di atas api. Beliau juga pernah di boikot di Syi’b sehingga beliau harus makan daun-daunan. Semua itu dijalani dengan kesabaran.
Ayat 2-3: perjuangan Nabi Muhammad semkin berat sehingga seakan-akan membuat tulang beliau menjadi bungkuk memikulnya, selama 3 tahun berdakwah secara sembunyi-sembunyi hanya memperoleh pengikut 39 orang. Sehingga Allah menghilangkan kesusahan Nabi Muhammad yang diderita dalam menyampaikan risalah.
Ayat 4: pada ayat ini Allah memberikan penghargaan kepada Nabi Muhammad berupa:
1.Nama Nabi Muhammad disejajarkan dengan Allah dalam kalimat syahadat
2.Seseorang tidak dianggap beriman bila tidak beriman kepada Nabi Muhammad
3.Nabi Muhammad dijadikan suri tauladan/paanutan bagi seluruh umat manusia
4.Semua umat Islam senantiasa menucapkan sholawat kepada Nabi Muhammad
Ayat 5-6: dalam ayat ini Allah memberikan motivasi kepada Nabi Muhammad bahwa perjuangannya nanti aakan membuahkan hasil. Terbukti pada tahun 8 H kota Mekah setelah ditaklukkan orang yang dahulunya memusuhi Nabi Muhammad banyak yang masuk Islam.
Ayat 7: Allah mnemerintahkan agar setelah selesi satu urusan tidaklah berdiam diri, melainkan untuk segera mengerjakan urusan yang lain secara bersungguh-sungguh.
Ayat 8: Allah menjelaskan bahwa keberhasiln usaha terletk pada keridhoan Allah, untuk itu kita diharuskan untuk memohon dan bersandar kepada Allah dan hanya Allah lah tempat kita berharap.

C.Hubungan QS Quraisy dan Al-Insyirah
1.Keduanya berisi tentang pemberiaan Allah yang telh menyediakan rezeki untuk kebutuhan manusia.
2.Keduanya berisi tentang rezeki yang diberikan Allah kepada makhluknya banyak macamnya. QS. Quraisy menjelaskan rezeki dari Allah tentang harta perniagaaan, makanan, rasa aman dan jauh dari rasa cemas. Sedangkan QS Al-Insyirah menjelaaskan beberpaa rezeki dari Allah adalah bersikap lapang dada (sabar) dalm berdakwah, diringankan dari beban yang berat dan kemudahan yang diberikan kepada Naabi Muhammad.
3.QS Quraisy menjelaskan rezeki dari Allah akan diperoleh dengan usaha manusia seperti bertani, berdgng, pegaawai, buruh dsb. Sedangkan QS Al-Insyirah menjelaskan manusia hrus pandai memanfaatkan waktu untuk mencari rezeki guna memenuhi kebutuhan hidupnya.

D.Menerapkan Kandungan QS Quraisy dan Al-Insyirah dalam Kehidupan
1.Memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk kegiatan sesuai dengan petunjuk agama
2.Tidak bermalas-malasan
3.Banyak bersyukur
4.Berusaha dengan sungguh-sungguh dalam mencari rezeki Allah
5.Berusaha agar tidak melanggar norma agama
6.Memanfatkan hasil untuk kepentingan agama
7.Menggunakan hasil sesuai dengan ketentun agama

Macam2 Surga & Neraka

MACAM SURGA DAN NERAKA

MACAM-MACAM NERAKA

1. NERAKA HAWIYAH
2. NERAKA JAHIM
3. NERAKA SAQAR
4. NERAKA LAZZA
5. NERAKA HUTHAMAH
6. NERAKA SA’IR
7. NERAKA WAIL
8. NERAKA JAHANAM

MACAM-MACAM SURGA

1. SURGA FIRDAUS
2. SURGA ’ADN
3. SURGA NAIM
4. SURGA MA’WA
5. SURGA DARUSSALAM
6. SURGA DARUL MUQAMAH
7. SURGA AL-MAQAMUL AMIN
8. SURGA KHULDI


Keterangan:
Macam-macam Neraka:
1. NERAKA HAWIYAH: diperuntukkan atas orang-orang yang ringan timbangan amalnya, yaitu mereka yang selama hidup di dunia mengerjakan kebaikan bercampur keburukan. Orang muslim laki-laki maupun perempuan yang perbuatan sehari- harinya tidak sesuai dengan ajaran Islam, maka Hawiyah sebagai tempat tinggalnya. Mereka ini yaitu orang yang tidak mau menerima syariat Islam, tidak mau memakai jilbab (bagi wanita), memakai sutra dan emas (bagi lak- laki), mencari rejeki dengan cara tidak halal, memakan riba dan lain sebagainya.
2. NERAKA JAHIM adalah neraka sebagai tempat penyiksaan atas orang-orang musyrik atau orang-orang yang menyekutukan ALLAH, maka sesembahan mereka akan datang untuk menyiksa mereka. Orang yang di dunia menyembah sapi (bangsa Hindu) maka sapi yang akan menyiksa orang itu. Orang yang menyembah patung berbentuk hewan, maka patung itu yang akan menyiksanya. Dan demikian selanjutnya. Syirik disebut sebagai dosa yang paling besar menurut ALLAH, karena syrik berarti mensekutukan ALLAH atau menganggap ada mahluk yang lebih hebat dan berkuasa sehebat ALLAH. Syirik dapat pula berarti menganggap ada Tuhan lain selain ALLAH.
3. NERAKA SAQAR adalah tempat untuk orang-orang munafik, yaitu orang-orang yang mendustakan (tidak mentaati) perintah ALLAH dan Rasulullah. Mereka mengetahui bahwa ALLAH sudah menentukan hukum Islam melalui lisan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, tetapi mereka meremehkan syariat (hukum) Islam. Maka dibakar dalam api adalah hukuman untuk mereka.
4. NERAKA LAZZA: neraka yang bergejolak apinya dan mengelupaskan kulit kepalanya. [QS:70. Al Ma´aarij] 15-18
5. NERAKA HUTHAMAH: itu disediakan untuk orang yang suka mengumpulkan harta, serakah dan menghina orang-orang miskin. Mereka berpaling dari agama, tidak mau bersedekah dan tidak mau pula membayar zakat. Mereka juga memasang wajah masam apabila ada orang miskin yang meminta bantuan. Maka ALLAH membalas dengan menyiksa mereka dengan cara menguliti dan mengelupaskan kulit muka mereka. Serta membakar mereka semau yang ALLAH mau. NERAKA HUTHAMAH disediakan untuk gemar mengumpulkan harta berupa emas, perak atau platina, mereka serakah tidak mengeluarkan zakat hartanya dan mencela menghina orang-orang miskin. Maka di Huthamah harta mereka dibawa dan dibakar untuk diminumkan sebagai siksa kepada manusia pengumpat pengumpul harta.
6. NERAKA SAIR diisi oleh orang-orang kafir. Dan orang yang memakan harta anak yatim. Kafir berasal dari kata kufur yang berarti ingkar atau menolak. Sehingga kafir dapat diartikan menolak adanya ALLAH atau dengan membantah perintah ALLAH dan Rasul-NYA. Jadi manusia kafir itu terdiri dari: Orang yang tidak beragama Islam atau orang yang tidak mau membaca syahadat. Orang Islam yang tidak mau shalat. Orang Islam yang tidak mau puasa. Orang Islam yang tidak mau berzakat
7. NERAKA WAIL disediakan untuk para pengusaha dan pedagang yang culas, mengurangi timbangan, mencalo barang dagangan untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat. Maka dagangan mereka dibakar dan dimasukkan ke dalam perut mereka sebagai azab atas dosa-dosa mereka.
8. NERAKA JAHANAM: Neraka tempat penyiksaan itu kemudian banyak disebut orang dengan nama jahanam. Neraka yang paling dalam dan berat siksaannya. [QS: 15. Al Hijr] 43-44

Macam-macam Surga:
1. SURGA FIRDAUS: surga yang diciptakan dari emas yang merah dan diperuntukan bagi orang yang khusyuk sholatnya, menjauhkan diri dari perbuataan sia-sia, aktif menunaikan zakat, menjaga kemaluaannya, memelihara amanah, menepati janji, dan memelihara sholatnya.
2. SURGA ‘ADN: surga yang diciptakan dari intan putih dan diperuntukkan bagi orang yang bertakwa kepada Allah (An Nahl:30-31), benar-benar beriman dan beramal shaleh (Thaha:75-76), banyak berbuat baik (Fathir: 32-33), sabar, menginfaqkan hartanya dan membalas kejahatan dengan kebaikan (Ar-Ra’ad:22-23)
3. SURGA NAIM: surga yang diciptakan dari perak putih dan diperuntukkan bagi orang-orang yang benar-benar bertakwa kepada Allah dan beramal shaleh. Al Qalam: 34
4. SURGA MA’WA: surga yang diciptakan dari jamrud hijau dan diperuntukan bagi orang-orang yang bertakwa kepada Allah (An Najm: 15), beramal shaleh (As Sajdah: 19), serta takut kepada kebesaran Allah dan menahan hawa nafsu (An Naziat : 40-41)
5. SURGA DARUSSALAM: surga yang diciptakan dari yakut merah dan diperuntukkan bagi orang yang kuat imannya dan Islamnya, memperhatikan ayat-ayat Allah serta beramal shaleh.
6. SURGA DARUL MUQAMAH: surga yang diciptakan dari permataa putih dan diperuntukkan bagi orang yang bersyukur kepada Allah.
Kata Darul Muaqaamah berarti suatu tempat tinggal dimana di dalamnya orang-orang tidak pernah merasa lelah dan tidak merasa lesu. Tempat ini diperuntukkan kepada orang-orang yang bersyukur sebagaimana yg disebutkan di dalam surat Faathir ayat 35. Sedangkan surga Darul Muaqaamah ini terbuat dari permata putih.
7. SURGA AL-MAQAMUL AMIN: surga yang diciptakan dari permata putih.
Kata Al-Maqamul Amin menurut Dr M Taquid-Din dan Dr M Khan berarti tempat yang dan diperuntukkan bagi orang-orang yang bertakwa. Sedangkan surga Al-Maqamul Amin ini terbuat dari permata putih.
8. SURGA KHULDI: surga yang diciptakan dari marjan merah dan kuning diperuntukkan bagi orang yang taat menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya (orang-orang yang bertakwa).